Wednesday, October 7, 2009

Hujan Air Mata


bayangkanlah lamanmu berhias api,
sampai bila rumahmu mampu berdiri,
sebelum.. dipunahkan..

bayangkanlah lahirmu ke alam ini,
sampai akhir hayatmu masih merintih,
menagih kedamaian,
dalam hati terlintas satu soalan,
mana hilang .. keinsanan,

bayangkanlah lautmu dilanda taufan,
sampai bila layarmu mampu bertahan,
sebelum dipunahkan,

bayangkanlah jagamu tak pernah aman,
sampai malam lenamu rasa terancam,
kau dalam ketakutan,
dalam hati terlintas satu soalan,
mana hilang keinsanan,
mana hilang kasih sayang,
yang diberikan tuhan,
pada kita insan,
hingga kita biar saja,
hujan airmata yang melimpah,



bayangkanlah lahirmu ke alam ini,
sampai akhir hayatmu masih merintih,
menagih kedamaian,
dalam hati terlintas satu solan,
mana hilang .. keinsanan,
mana hilang kasih sayang,
yang diberikan tuhan pada kita insan,
hingga kita biar saja,
hujan airmata…. melimpah….



Hayati lirik lagu XPDC ini dan ini mungkin sekelumit dari apa yang dirasakan oleh saudara kita di Palestin. Moga mampu menyentuh hati dan jangan lupa lepaskanlah panah-panah doa untuk mereka agar diberi kekuatan agar Al-Aqsa dapat dipertahankan dan kemenangan akan datang bila tiba waktu yang dijanjikan..

Ya ALLAH engkau yang memiliki kekuasaan, berikanlah kemenangan kepada pejuang di Palestin,bantulah mereka,hancurkanlah Zionis dan sekutu mereka.amenn

Sunday, October 4, 2009

Sedarlah


Bingung...

Itulah yang bermain di minda ini. Walaupun hidup dalam satu negara tapi masih lagi mempunyai hati yang kotor. Sanggup membiarkan saudara serumpun mati tanpa pertolongan. Apa yang mereka fikir kelangsungan hidup dan periuk nasi mereka.



Kanak-kanak yang tidak berdosa mati kerana bantuan yang disekat. Ya ALLAh bukakanlah pintu hati mereka..... Tak terfikirkah akan teguran dari Allah kepada kita wahai manusia. Gempa bumi,tsunami itu semua adalah teguran Allah untuk kita agar bisa lagi membetulkan apa yang khilaf. Semoga taubat sempat dipohon sebelum ajal datang menjemput...

Saturday, October 3, 2009

Untukmu Dariku

Bismillahhirrahmanirrahim...

Assalamualaikum...


Segala puji bagi Allah tuhan yang memiliki kekuasaan. Selawat dan salam buat junjungan yang mulia Nabi Muhammad saw,ahli bait,sahabat dan orang yang mengikuti jalur yang ditinggalkan oleh Baginda.


Walaupun disaat ini udara telah bertukar menjadi sejuk tetapi sebilangan hati-hati masih lagi hangat. Hangat dengan tingkah laku manusia yang punya kuasa tetapi bertindak dengan nafsu tanpa tapisan iman. Sedarlah wahai yang punyai kuasa, itu semua milik Allah, Dia berhak memberi kekuasaan pada sesiapa dan bisa mencabut kekuasaan itu dalam sekelip mata. Janganlah kamu merasa sombong dan angkuh pada kuasa yang dimiliki kelak kamu akan binasa.


Ingatlah...jika kamu berlaku adil maka manusia akan mendapat manfaat dari keadilan mu itu. Jika kamu berlaku zalim kamu kelihatan jijik disebabkan kezaliman dan dada manusia akan memandang buruk padamu walaupun mereka tidak terlintas untuk membenci pemerintah tapi apa yang mereka benci adalah kezaliman itu.



Renungilah Kata-kata imam Sya'rawi Rahimahullah:
“Jika nasib kami bergantung kepada engkau, moga-moga Allah memberi taufiq(menunjukkan kepada kamu jalan yang benar).
Dan jika nasib kamu bergantung kepada kami, moga-moga Allah menolong kamu untuk menanggung beban(untuk menghadapi kami).


P/s:Quote itu adalah kalam Syeikh Sya'rawi rahimahullah yang aku ambil dari blog Izoblog.

Friday, October 2, 2009

Kosong


Arghhhh.......sungguh bosan saat ini.

Rasa ini kembali lagi. Datang tak diundang pergi tak dihalau..Bila rasa ini menjelma maka segala perkara yang dilakukan seperti tidak ada erti. Baru dua helai membaca sudah hilang semangat, Walaupun mata sedang melihat monitor tetapi hati menerawang entah ke mana..hanya lagu ini yang menjadi teman.sudah puas ia membingit disini jika dinyanyikan secara live tentu sekali suara penyanyi ini tidak akan kedengaran kerana sudah terlalu acap diulang....aku perlukan sesuatu yang bisa menyahkan rasa ini..

Dalam skrin minda ditayangkan cerita tentang indahnya jika punya teman yang mampu membuatkan rawang hati ini hilang mungkin dengan tawanya, matanya yang jernih, wajah yang mulus, suaranya yang memujuk supaya tabah.....tapi dialam nyata aku keseorangan ditemani bunyi kipas yang masih memberikan angin untukku merasa nikmat dingin...diselang seli dengan kipas hard disk yang sekejap berputar dan berhenti mengikut kehendak diri sendiri.



Kubiarkan jemari ini mencoretkan sesuatu tanpa pedoman. Patah kata yang terhasil dari gerak ini mungkin kabur atau mungkin tempatnya di fantasi. Tapi disini tempat ia berteduh mencari setenguk air kekuatan agar bisa tahan melawan badai yang tak berkesudahan....jika ku mampu berlari akan ku pecut sekuat hati agar rasa ini tidak akan berasimilasi. mayapada ini seolah kosong tanpa penghuni. Ya Allah berikanlah aku secebis rasa agar ku bisa menjadi manusia..punya hati yang cekal tak goyah ditiup taufan...